Tottenham Kembali Menelan Kekalahan, Ancaman Degradasi Semakin Nyata

Bagikan

Tottenham Hotspur kembali mengalami kekalahan di Premier League setelah tumbang 2-1 di kandang Fulham. Hasil ini menjadi kekalahan keempat berturut-turut dan memperpanjang rekor tanpa kemenangan klub menjadi sepuluh pertandingan.

Tottenham-Kembali-Menelan-Kekalahan,-Ancaman-Degradasi-Semakin-Nyata

Di bawah pelatih interim Igor Tudor, Spurs mencoba formasi empat bek untuk menghadapi derbi London ini, namun kesalahan defensif membuat mereka kebobolan hanya tujuh menit setelah kick-off. Harry Wilson mencetak gol pembuka untuk Fulham, memperlihatkan ketajaman pemain ini yang telah mencetak gol kesepuluh musim ini.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Kekalahan ini membuat Spurs berada di posisi ke-16 klasemen dengan hanya unggul empat poin dari zona degradasi, memperbesar kekhawatiran akan kemungkinan terlempar ke divisi bawah di akhir musim.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Dominasi Fulham dan Gol Penentu Iwobi

Fulham berhasil mengendalikan jalannya pertandingan sejak awal. Setelah gol Wilson, mereka terus menekan, dan pada menit ke-34, mantan gelandang Arsenal, Alex Iwobi, melepaskan tembakan keras dari jarak jauh yang mengubah skor menjadi 2-0.

Tindakan agresif Fulham di awal babak kedua, meski beberapa peluang meleset, tetap membuat tekanan pada pertahanan Spurs sangat tinggi. Tim tamu unggul dalam penguasaan bola dan membangun beberapa peluang berbahaya.

Kombinasi satu-dua cepat antara Wilson dan Iwobi menjadi kunci kemenangan Fulham. Gol dari Iwobi menegaskan keunggulan tim London barat tersebut dan membuat Spurs harus bekerja keras untuk mencoba membalas.

Baca Juga: Callum Smith Siap Guncang Liverpool Hadapi David Morrell

Upaya Spurs yang Tak Berhasil

Upaya-Spurs-yang-Tak-Berhasil

Tottenham mencoba bangkit setelah tertinggal. Tudor melakukan pergantian pemain tiga kali lipat pada menit ke-58, memasukkan Pape Sarr, Mathys Tel, dan Richarlison untuk memperkuat serangan.

Gol Richarlison pada menit ke-65 memberi secercah harapan, namun upaya Spurs untuk menyamakan kedudukan terhenti di beberapa peluang terakhir. Tembakan Sarr membentur jala samping, sementara upaya Palhinha di waktu tambahan berhasil diblok.

Meskipun tampil agresif di menit akhir, kekuatan pertahanan Fulham dan ketidakakuratan peluang membuat Spurs gagal mencetak gol tambahan, sehingga kekalahan tetap bertahan.

Kekhawatiran Degradasi dan Tantangan Kedepan

Kekalahan ini menegaskan masalah konsistensi yang tengah dihadapi Tottenham sepanjang musim. Formasi baru yang dicoba Tudor belum berhasil memperbaiki rapuhnya pertahanan tim.

Selain itu, keputusan VAR yang kontroversial terkait dorongan Raul Jimenez terhadap Radu Dragusin menambah frustrasi Spurs, karena insiden serupa sebelumnya merugikan tim mereka.

Dengan posisi ke-16 klasemen dan jarak tipis dari zona degradasi, Tottenham harus segera menemukan solusi agar tidak terperosok lebih dalam. Pemulihan performa, perbaikan strategi, dan kepercayaan diri pemain menjadi kunci penting untuk sisa musim ini. Simak terus pembahasan olahraga terupdate lainnya hanya di sportsgrain.com.