Para Mantan Kapten Kriket Desak Pemerintah Pakistan Beri Perawatan Medis Layak untuk Imran Khan

Bagikan

Sebanyak 14 mantan kapten kriket internasional mendesak pemerintah Pakistan agar memberikan perawatan medis layak bagi Imran Khan, mantan pemain kriket dan eks perdana menteri Pakistan. Permintaan ini disampaikan melalui surat terbuka kepada Perdana Menteri Shehbaz Sharif.

Para-Mantan-Kapten-Kriket-Desak-Pemerintah-Pakistan-Beri-Perawatan-Medis-Layak-untuk-Imran-Khan

Para mantan kapten, termasuk legenda India Sunil Gavaskar dan Kapil Dev, menekankan pentingnya memperlakukan Khan dengan “martabat dan pertimbangan kemanusiaan dasar.” Mereka menyoroti kondisi kesehatan Khan yang memburuk selama penahanan, khususnya pada penglihatan mata kanannya.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Surat tersebut menunjukkan keprihatinan mendalam atas kondisi penahanan Khan selama dua setengah tahun terakhir. Para mantan kapten menekankan bahwa penanganan kesehatan yang memadai merupakan hak dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah, terlepas dari latar belakang politik atau hukum seseorang.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Kekhawatiran Kesehatan Khan

Laporan terbaru mengindikasikan penglihatan mata kanan Imran Khan menurun drastis sejak penahanannya dimulai. Hal ini memicu kekhawatiran komunitas internasional tentang kesejahteraan mantan pemimpin Pakistan tersebut.

Khan, yang kini berusia 73 tahun, pernah memimpin Pakistan meraih Piala Dunia Kriket 1992 dan kemudian menjabat sebagai perdana menteri dari 2018 hingga 2022. Sejak dinyatakan bersalah atas korupsi dan beberapa pelanggaran lain, ia telah dipenjara sejak 2023.

Pengacara Khan, Salman Safdar, menyatakan bahwa sang klien mendapatkan fasilitas yang lebih baik di penjara. Lalu meskipun masih ada masalah kesehatan yang serius, terutama terkait penglihatan. Kekhawatiran ini juga memicu aksi solidaritas dari anggota partai politik dan masyarakat.

Baca Juga: Virat Kohli Mengincar Rekor Dunia Dalam Seri Tes Kriket Bangladesh

Tanggapan Pemerintah dan Partai Oposisi

Tanggapan-Pemerintah-dan-Partai-Oposisi

Belum ada tanggapan resmi langsung dari pemerintah Islamabad mengenai surat para mantan kapten. Namun pihak berwenang menyatakan bahwa Khan menerima fasilitas medis yang layak di penjara.

Sekutu politik Khan dari partai oposisi Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI) mengakhiri aksi duduk berhari-hari di luar parlemen setelah laporan medis menunjukkan pemulihan signifikan pada mata kanannya. Laporan tersebut juga memastikan bahwa mata kiri Khan tidak mengalami masalah serius.

Langkah ini menandai titik penting dalam perhatian publik dan politik terhadap kondisi kesehatan mantan perdana menteri tersebut. Tindakan para mantan kapten menambah tekanan internasional agar perawatan medis diberikan secara penuh.

Latar Belakang Kasus dan Implikasi Politik

Khan telah menghadapi berbagai persidangan sejak penggulingannya pada 2022. Ia mengklaim semua tuduhan yang menjeratnya bermotif politik, dan hal ini menimbulkan kontroversi di dalam dan luar negeri.

Perhatian terhadap kesehatan Khan semakin meningkat ketika ia dibawa ke rumah sakit pada akhir Januari 2026 untuk perawatan mata. Safdar menyatakan bahwa Khan telah kehilangan sekitar 85 persen penglihatan di mata kanannya.

Kasus ini tidak hanya berkaitan dengan hak asasi manusia, tetapi juga berdampak pada dinamika politik Pakistan. Solidaritas dari mantan kapten kriket internasional dan partai oposisi menunjukkan bahwa isu kesehatan Khan menjadi perhatian publik yang lebih luas, melampaui sekadar urusan hukum. Simak terus pembahasan seputar olahraga terupdate lainnya hanya di sportsgrain.com.