Fernando Alonso pertama kali bergabung dengan McLaren pada tahun 2007, tetapi harus berpisah di akhir musim setelah menghadapi tahun yang sulit bersama rookie Lewis Hamilton. Meski penuh tantangan, pengalaman ini menjadi awal hubungan panjang antara Alonso dan tim Inggris tersebut.

Alonso kembali ke McLaren pada 2015 saat tim bermitra dengan Honda. Meski musim-musim tersebut kurang membuahkan hasil maksimal, Alonso tetap menunjukkan skill dan kemampuan yang luar biasa di lintasan. Ia dikenal sebagai pebalap yang mampu beradaptasi dengan cepat terhadap mobil dan kondisi balapan.
Kerja sama Alonso dan McLaren mencatat momen spesial pada 2017. Alonso diberi izin melewatkan Grand Prix Monaco untuk tampil di Indianapolis 500 dalam kerjasama McLaren, Andretti, dan Honda. Meski sempat tampil impresif dan menjadi kandidat juara, masalah mesin membuatnya gagal finis.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Peluang Kembali di Indianapolis
CEO McLaren, Zak Brown, mengungkapkan keinginannya untuk kembali bekerja sama dengan Alonso di Indianapolis 500. Dengan kontrak Alonso bersama Aston Martin yang akan berakhir, peluang ini kini terbuka lebar. Brown percaya McLaren memiliki mobil kompetitif yang mampu memberi Alonso peluang meraih kemenangan.
Brown menegaskan, “Saya selalu membicarakan Indy 500 setiap kali bertemu dengannya. Saya pikir kami memiliki mobil yang bisa memenangkan Indy 500. Saya yakin dia sangat mampu untuk menang.” Pernyataan ini menunjukkan keseriusan McLaren dalam menjalin kembali kolaborasi dengan Alonso.
Alonso sendiri belum memberikan kepastian apakah ia akan kembali ke Indianapolis. Namun, undangan terbuka dari McLaren tetap ada, menunjukkan bahwa pintu kesempatan bagi pebalap berusia 44 tahun ini selalu tersedia jika ia siap kembali ke balapan legendaris tersebut.
Baca Juga: HRC Castrol Luncurkan Tim MotoGP 2026 dengan Corak Tricolor
Alonso dan Kesempatan Triple Crown

Jika Alonso berhasil menjuarai Indianapolis 500, ia akan menjadi pebalap kedua dalam sejarah yang meraih ‘Triple Crown’—gelar yang mencakup kemenangan di Grand Prix Monako, 24 Hours of Le Mans, dan Indy 500. Prestasi ini menjadi salah satu ambisi terbesar dalam karier Alonso.
Keberhasilan ini akan menambah catatan gemilang Alonso, yang sudah menjadi juara dunia F1 dua kali. Meski belum ada keputusan resmi, peluangnya terbuka lebar mengingat pengalamannya sebelumnya dan kemampuan luar biasa yang dimilikinya.
Brown juga menekankan bahwa Alonso menikmati pengalaman balapan di Indianapolis. “Dia sangat menyukai tahun pertama, itu ajaib,” ujar Brown. Hal ini menunjukkan bahwa pebalap Spanyol itu memiliki motivasi tinggi untuk kembali ke balapan legendaris tersebut.
McLaren Siap Menyambut Alonso
Zak Brown menegaskan bahwa McLaren akan terus mendorong Alonso untuk kembali. Tim siap menyediakan mobil kompetitif dan dukungan penuh agar pebalap veteran ini bisa bersaing di level tertinggi. Strategi dan pengalaman Alonso dinilai cocok untuk menguasai sirkuit Indianapolis yang menantang.
Kolaborasi ini bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga menegaskan hubungan profesional yang kuat antara Alonso dan McLaren. Kesempatan ini bisa menjadi babak baru yang menegaskan dominasi McLaren di ajang balap internasional.
Dengan undangan terbuka dan dukungan penuh dari McLaren, masa depan Alonso di Indianapolis 500 tampak menjanjikan. Jika kembali, ia berpeluang menorehkan sejarah baru sekaligus memperkuat nama McLaren di panggung balap global. Jangan lupa ikuti sportsgrain.com untuk mengetahui informasi berita olahraga menarik lainnya.
